oleh

 Babinsa Aktif Dampingi Nakes Monitoring Anak Stunting

Brebes – Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Brebes Jawa Tengah (26%), terus dilakukan dengan berbagai pelayanan di posyandu ataupun jemput bola ke rumah-rumah warga yang mempunyai anak stunting.

Dinas Kesehatan dan DP3KB sebagai leading sektor/pemegang program penurunan stunting Kabupaten Brebes, melibatkan segenap unsur termasuk TNI yang merupakan babinsa, PKK, dan juga Kader posyandu.

Tampak Sertu Sugiyanto selaku Babinsa Janegara Koramil 02 Jatibarang Kodim 0713 Brebes, membantu bidan desa setempat Hj. Agustin Amd.Keb, memonitoring perkembangan pertumbuhan balita di Posyandu Melati VI Desa Janegara RT. 02 RW. 09, Kecamatan Jatibarang. Selasa pagi (13/12/2022).

“Pagi ini kami memantau perkembangan 14 anak stunting. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan balita, pemberian vitamin dan imunisasi untuk meningkatkan imunitas tubuh, serta pemberian makanan tambahan,” bebernya.

Lanjut Sugiyanto, selain itu para ibu dari anak penderita stunting itu terus dimotivasi agar selalu memberikan asupan gizi yang dianjurkan demi mengejar ketertinggalan pertumbuhan sehingga diharapkan dapat sejajar dengan anak-anak lainnya di umur 5 tahun nanti.

Sugiyanto menambahkan, edukasi dan motivasi yang berkesinambungan sangat penting karena masyarakat pada umumnya masih menganggap bahwa pertumbuhan anak sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor keturunan, padahal dipengaruhi oleh nutrisi, pola hidup, dan lingkungan.

Para babinsa juga diwajibkan untuk mempunyai anak asuh stunting minimal 1 orang. Dengan gotong-royong dari seluruh pihak maka diharapkan target nasional anak tercatat stunting di tahun 2024 menjadi 14 persen. (Aan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed